Author: Admin Dinkes

Berikut hasil pencarian Anda. Jika Anda tidak menemukan yang Anda cari, coba gunakan kata kunci lain

Admin Dinkes

Imbauan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025: “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”

Dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) Nomor 16 Tahun 2025 tanggal 24 Oktober 2025 tentang Imbauan Penyelenggaraan Kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Biro untuk turut berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan Hakordia pada 9 Desember 2025. Dengan mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, peringatan Hakordia 2025 menjadi momentum penting bagi seluruh instansi pemerintah untuk memperkuat komitmen antikorupsi serta menyebarkan pesan integritas kepada masyarakat.

Admin Dinkes

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Selenggarakan Pemutakhiran Data Tenaga Kesehatan Demi Tersusunnya Dokumen Data dan Informasi PPSDM Provinsi Bengkulu Yang Berkualitas

Berbagai upaya kegiatan penyusunan, pengumpulan, pengolahan, pemutakhiran serta analisis data PPSDM Kesehatan telah dilakukan demi menghasilkan database tenaga kesehatan yang berkualitas. Salah satu inovasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu yaitu melaksanakan Pertemuan Pemutakhiran Data Tenaga Kesehatan Se-Provinsi Bengkulu.  Setelah data telah dimutakhirkan (diup-date) dan dikumpulkan, diperlukan tahapan lebih lanjut sehingga data yang dikumpulkan dapat diolah dan dianalisis. Hasil dari kegiatan-kegiatan tersebut nantinya akan disajikan dalam bentuk Dokumen Data dan Informasi PPSDM Provinsi Bengkulu, yang merupakan kompilasi dari data pengembangan dan pemberdayaan SDM Kesehatan dari setiap kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Sebagai bentuk upaya tersebut dilakukanlah Pertemuan Pemutakhiran data Dokumen Deskripsi Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDMK) bagi penanggung jawab Data Dokumen Deskripsi PPSDM Kesehatan Provinsi Bengkulu agar diperolehnya data tenaga lebih berkualitas lagi. Adapun tujuan dari kegiatan ini secara umum adalah untuk mewujudkan suatu sistem informasi yang mampu menghasilkan informasi berkualitas, akuarat dan tepat waktu untuk menunjang Pengambilan keputusan di bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan. Sedangkan secara spesifik kegiatan ini bertujuan untuk : Pengumpulan Data SDMK Dinas Kesehatan Kab/Kota, Puskesmas, RSUD, Rumah Sakit Swasta, Klinik dan UPTD Kesehatan. Pengumpulan  Bio Data suluruh SDMK di Dinas Kesehatan Kab/Kota, Puskesmas, RSUD, Rumah Sakit Swasta, Klinik dan UPTD Kesehatan. Sebagai bahan Dokumen Deskripsi Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Tahun 2019. Tim Pengelola Data dapat menguplood data yang terbaru serta ter-Up Date 2019. Kegiatan Pertemuan ini di ikuti oleh 32 orang dari berbagai Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang mana pesertanya adalah para pakar pengelola data tenaga kesehatan yang ada di masing-masing unit kerjanya, Adapun secara rinci alokasi peserta yang mengikuti pertemuan ini adalah sebagai berikut : No Kabupaten/Kota Asal Peserta 1. Bengkulu Tengah : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 2. Kapahiang : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 3. Rejang Lebong : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 4. Lebong : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 5. Bengkulu Utara : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 6. Muko-Muko : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes   Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 7. Seluma : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 8. Bengkulu Selatan : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 9. Kaur : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kab.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kab. 10. Kota Bengkulu : 1 org staf pengelola Data SDMK Dinkes Kota.   1 org staf pengelola Data SDMK RSUD Kota. 11. RSUD M Yunus : Pengelola Data SDM Kes. RSUD M Yunus 12. RSJKO Bengkulu : Pengelola Data SDM Kes. RSUD RSJKO 13. Rumkit DKT TK.IV Bengkulu : Pengelola Data SDM Kes. Rumkit  DKT TK.IV   Bengkulu 14. Rumkit Bhayangkara TK.III Bengkulu : Pengelola Data SDM Kes. Rumkit Bhayangkara   TK.III  Bengkulu 15. Tim Pengelola Data Dinkes Prov. Bkl : Pengelola Data Dokdes Dinkes Prov. Bengkulu Dalam kegiatan pertemuan ini, selain para peserta yang telah berpengalaman dalam pengelolaan data tenaganya, tak ketinggalan pula di dukung oleh Para Narasumber Ahli dalam bidangnya yang berasal dari Datin BPPSDM Kesehatan Kemenkes  RI, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, dan Pengolah Data Dokumen Deskripsi SDM Kesehatan Provinsi. Adapun para Narasumber tersebut adalah : No. Nama Keterangan 1. H. Herwan Antoni, SKM,M.Kes.M.Si Kepala Dinas Kesehatan Prov. Bkl 2 drg. H.Edriwan Mansur, MM Kabid Pelayanan Kesehatan  Dinas Kesehatan Prov. Bengkulu 3. dr. Hj. Astri Hernasari, MM Kasie SDM Kesehatan dan Akreditasi Dinkes Prov. Bkl 4. Fathurozi Narasumber Pusat PPSDM Kesehatan Kemenkes RI 5. Markus, S.Kom, MKM Narasumber Pusat PPSDM Kesehatan Kemenkes RI 6. Nanser, SKM Staf Penanggung jawab dan pengelola kegiatan SDM Kesehatan Sedangkan materi yang disampaikan adalah : Sistem Informasi  Sumber Daya Manusia Kesehatan Dokumen Deskripsi  Data Tenaga Kesehatan Migrasi Data dan Cleaning Data Kebijakan Sistem Informasi  SDM Kesehatan Instrumen Pengelolaan Data Aplikasi Web Instrumen Data Aplikasi Dekstop Instrumen Pengelolaaan Data dan Informasi SDMK Pengolahan Instrumen SDM Kesehatan dengan menggunakan Table Pivot Formulir Tenaga Kesehatan dan Rencana Tindak Lanjut.

Admin Dinkes

BPJS Bekerja Sama Dengan BPRS Provinsi Bengkulu Untuk Mengoptimalkan JKN-KIS

Sebagai bentuk upaya BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan jaminan kesehatan yang berkualitas kepada peserta JKN-KIS. BPJS kesehatan menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Bengkulu tentang Pemantapan Pelayanan Kesehatan Pemyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat bertempat di Bengkulu. Tujuan dari Nota Kesepahaman ini adalah Koordinasi dalam rangka optimalisasi Program JKN-KIS, Kemitraan strategis dalam rangka optimalisasi Program JKN-KIS serta sosialisasi dan supervisi bersama. Acara kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BPRS provinsi Bengkulu Supardi beserta jajaran dan Deputi Direksi Wilayah Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Bengkulu, Elsa Novelia. Supardi dalam pemaparannya menjelaskan bahwa BPRS mempunyai beberapa wewenang diantaranya menyusun tata cara penanganan  pengaduan dan mediasi. “Ada beberapa wewenang yang melekat pada BPRS, diantaranya BPRS dapat memberikan rekomendasi kepada Gubernur mengenai pola pembinaan dan pengawasan rumah sakit berdasarkan analisis hasil pembinaan dan pengawasan,” jelas Supardi. Supardi juga menjelaskan bahwa nantinya BPRS bersama BPJS kesehatan akan menghimpun permasalahan dan keluhan dari masyarakat serta melakukan supervisi bersama sehingga pelayanan kesehatan bisa meningkat dan berkualitas sesuai dengan perundang-undangan. Sementara Elsa dalam penjelasannya menitikberatkan kepada peningkatan kualitas layanan. Ia berharap dengan BPJS Kesehatan menggandeng BPRS layanan kesehatan peserta JKN-KIS di rumah sakit menjadi lebih optimal dan baik. “Nota Kesepahaman sudah ditandatangani, harapannya dengan ditandatangani ini maka diharapkan pelayanan kepada peserta JKN-KIS menjadi lebih baik, semangat dari Program JKN-KIS ini adalah bukan hanya menyembuhkan penyakit, namun mengedukasi masyarakat untuk tetap sehat dan bergotong-royong bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Dulu sebelum era JKN-KIS harapannya sederhana yaitu kenapa hanya ada jaminan kesehatan yang namanya Askes untuk PNS, namun sekarang sejak era JKN-KIS dan seluruh masyarakat sudah dapat masuk menjadi peserta, ekspektasi masyarakat bertambah mulai dari kenapa tidak bisa ke spesialis ini atau rumah sakit itu, peran kami bersama BPRS akan berkoordinasi untuk memberikan peningkatan kualitas Pelayanan rumah sakit dan meningkatkan pelayanan kesehatan,” tambah Elsa. Sebagai informasi, di Provinsi Bengkulu sendiri 81,06% penduduknya telah memiliki Kartu JKN-KIS atau 1.620.823 peserta dengan ditunjang 23 Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan seperti rumah sakit dan klinik utama, yang telah berkerja sama dengan BPJS Kesehatan. 

Admin Dinkes

Susunan Dewan Pengawas Rumah Sakit

Gubernur Bengkulu, Rohin Mersyah secara resmi telah melantik 13 Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Provinsi Bengkulu, periode 2018-2021. Anggota Dewan tersebut, berasal dari unsur Akademisi Kesehatan dan ASN senior serta tokoh masyarakat yang bersifat independent dan harus mengawasi kemandirian Rumah Sakit dari sektor pelayanan Rumah Sakit itu sendiri. Berikut susunan Dewan Pengawas Badan Rumah Sakit : Dewan Pengawas RSJKO Soeprapto 1. Firman Surya2. Gazali3. Saipul Asikin   Dewan Pengawas RSUD M Yunus 1..Mukhlisin2. Tomi Irawan3. Hamzah4. Fachruzzan5. Zumratul Aini Dewan Pengawas Rumah Sakit se-Provinsi Pengkulu 1..Supardi2. Hendarini3. Fauzan Efendi4. H.S Efendi5. Aplan Sarkawi Gubernur pun berharap agar ke 13 Dewan Pengawas Rumah Sakit ini bisa benar-benar menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsi dan aturan yang ada dan juga mengawasi khususnya pelayanan di Rumah Sakit yang sering dikeluhkan oleh masyarakat serta melakukan pembinaan pengawasan di Rumah Sakit umum. Dan juga ia minta agar mutu pelayanan di Rumah Sakit lebih baik. “Iya saya berharap agar 13 Dewan Pengawas Rumah Sakit ini dapat menjalankan tugasnya, khususnya meningkatkan pelayanan di Rumah Sakit karena hasil yang baik berawal dari sistem pelayanan yang baik pula,” harap, H.Rohidin mersyah.

Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS)

Badan Pengawas Rumah Sakit terdiri dari Badan Pengawas Rumah Sakit Indonesia (BPRS) dan Badan Pengawas Rumah Sakit Provinsi (BPRS Provinsi). BPRS merupakan unit non struktural pada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan yang melakukan pembinaan dan pengawasan rumah sakit secara eksternal yang bersifat nonteknis perumahsakitan yang melibatkan unsur masyarakat. Dan BPRS Provinsi unit non struktural pada dinas kesehatan Provinsi yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan yang melakukan pembinaan dan pengawasan rumah sakit secara eksternal yang bersifat nonteknis perumahsakitan yang melibatkan unsur masyarakat Tugas BPRS mempunyai tugas : Membuat pedoman tentang pengawasan Rumah Sakit untuk digunakan oleh BPRS Provinsi Membentuk sistem pelaporan dan sistem informasi yang merupakan jejaring dari BPRS dan BPRS Provinsi Melakukan analisis hasil pengawasan dan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk digunakan sebagai bahan pembinaan Wewenang BPRS mempunyai wewenang : Menyusun tata cara penanganan pengaduan dan mediasi oleh BPRS Provinsi Menyusun pedoman, sistem pelaporan, dan sistem informasi jejaring dari BPRS dan BPRS Provinsi untuk ditetapkan oleh Menteri Meminta laporan dari BPRS Provinsi dan melakukan klarifikasi mengenai pengaduan masyarakat dan upaya penyelesaian sengketa Meminta laporan mengenai hasil pembinaan dan pengawasan dari BPRS Provinsi Meminta informasi dan melakukan koordinasi dengan BPRS Provinsi, instansi pemerintah, dan lembaga terkait dalam menyusun pedoman tentang pengawasan rumah sakit dan membentuk sistem pelaporan dan sistem informasi Memberikan rekomendasi kepada Menteri dan gubernur mengenai pola pembinaan dan pengawasan Rumah Sakit berdasarkan analisis hasil pembinaan dan pengawasan Memberikan usulan pembentukan BPRS Provinsi kepada gubernur memberikan rekomendasi kepada Menteri dan Pemerintah Daerah untuk mengambil tindakan administratif terhadap Rumah Sakit yang melakukan pelanggaran

Admin Dinkes

Pemerintah Provinsi Bengkulu Bentuk Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS)

Dalam rangka memenuhi kebutuhan dan tututan akan pentingnya kualitas pelayanan kepada masyarakat, maka Pemerintah Provinsi Bengkulu membentuk Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Bengkulu serta dua Dewan Pengawas Rumah Sakit Provinsi. Pembentukan BPRS Provinsi Bengkulu  dan Dewan  Pengawas Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus  Bengkulu  (Dewas BLUD RSUD  M. Yunus  Bengkulu)  dan Dewan Pengawas BLUD Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Bengkulu, ditandai dengan pelantikan anggota dan dewan pengawas rumah sakit oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, di Gedung Pola Provinsi Bengkulu, Senin (23/4/2018). Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Bengkulu dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Bengkulu Nomor : R.181. Dinkes. Tahun 2018 tertanggal 27 Maret 2018, tentang Pembentukan Anggota BPRS Provinsi Bengkulu periode  tahun 2018 – 2021. Sedangkan Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus  Bnegkulu  (Dewas BLUD RSUD  M. Yunus  Bengkulu) dibentuk berdasarkan SK Gubernur Bengkulu Nomor : B.456.RSMY. Tahun 2017 tertanggal 30 November 2017, tentang Pembentukan Dewan Pengawas dan Pengangkatan Sekretaris Dewan Pengawas BLUD RSUD M. Yunus Bengkulu. Kemudian, Pembentukan Dewan Pengawas BLUD RSKJ Soeprapto Bengkulu, berdasarkan SK Gubernur Bengkulu Nomor : 446. RSKJ. Tahun 2017 tertanggal 27 November 2017 tentang 2017, tentang Pembentukan Dewan Pengawas dan Pengangkatan Sekretaris Dewan Pengawas BLUD RSKJ Soeprapto Bengkulu Masa Bhakti 2017- 2021. Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik sebagai anggota dan dewan pengawas BLUD rumah sakit Pemerintah Provinsi Bengkulu. Disamping itu, Plt Gubernur Rohidin Mersyah mengungkapkan, saat ini masih banyak keluhan dari masyarakat atas layanan dari rumah sakit umum daerah. Sehingga dengan demikian, dirinya meminta agar pelayanan terhadap masyarakat dapat lebih ditingkatkan lagi dengan adanya dewan pengawas rumah sakit yang dibentuk ini. “Sehingga cara merespon dengan bahasa, sikap dan cara merespon terkadang lebih dirasakan dan  sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang datang ke rumah sakit tersebut. Jadi saya rasa sangat penting sekali bentuk pengawasan yang ada dirumah sakit ini,” tutur Plt Gubernur Rohidin Mersyah, seusai acara pelantikan. Lebih lanjut disampaikannya, pelayanan itu akan berjalan dengan baik dan efektif kalau fungsi pengawasan juga  berjalan dengan baik. “Fungsi pengawasn itu akan berjalan dengan baik dan efektif, kalau sistemnya dibangun dengan baik. Aturan-aturan yang lengkap menjadi pedoman dalam menjalankan sebuah pengawasan,” tegas jebolan Pasca Sarjana UGM Yogjakarta ini. Untuk itu, tambahnya, perlu adanya reformasi dalam pelayanan kepada masyarakat, seperti yang telah dilakukan oleh rumah sakit yang ada di provinsi lain. Acara tersebut dihadiri juga oleh Sekretaris Jenderal BPRS Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan se-Provinsi Bengkulu, Direktur Rumah Sakit se-Provinsi Bengkulu, BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu serta para unsur Forkompinda Provinsi Bengkulu. (Saipul-Media Center, Humas Provinsi Bengkulu)

Admin Dinkes

Kenapa Minum Antibiotik Harus Dihabiskan?

Lalu kalo minumnya tidak dihabiskan bagaimana? kan udah sembuh sakitnya? Justru kalo langsung berhenti bibit penyakit akan kuat dan dia jadi kebal dengan antibiotik itu, jadi nanti kalo sakit seperti itu lagi udah ga bisa lagi disembuhin. Hal ini disebut resistensi antibiotik. Kalaupun harus disembuhkan bukan dengan obat yang sama tetapi dengan golongan yang lebih tinggi atau dikombinasi pengobatannya. Terus, harus berapa hari sih minum antibiotik? Antibiotik umumnya diberikan selama seminggu. Kalo dokter hanya memberikan cuma 3 hari sebaiknya minta lagi atau beli lagi di Apotek.  kalo diminum 3 x sehari berarti butuh 20-21 tablet, kalo diminum 2 X sehari butuh 14-15 tablet. Kapan diminumnya? umumnya penggunaan antibiotik 30 menit sesudah makan, kecuali antibiotik  Amoxicillin harus diminum sebelum makan. Apa saja sih contoh antibiotik yang biasa diminum? Amoxicillin, Ampicillin, Cefadroxil, Cefixime, Cefotaxime, Ceftriaxone. Semoga bermanfaat dan cepat sembuh. Makanan yang Harus Anda Hindari Ketika Anda Mengonsumsi Antibiotik Makanan memiliki dampak yang cukup signifikan pada efektivitas dari obat-obatan. Makanan berinteraksi dengan antibiotik dalam tiga cara ;. menahan penyerapan obat, memperlambat tingkat di mana obat ini diserap tubuh atau mengganggu dengan cara merusak obat. Mengutip dari healthmeup.com, beberapa makanan yang harus Anda hindari saat Anda sedang mengonsumsi antibiotik, untuk membuat obat lebih efektif sehingga Anda mendapatkan penyembuhan lebih cepat. 1. Makanan dan minuman asam Hindari makanan dan minuman seperti buah jeruk, cokelat, minuman ringan dan makanan berbasis tomat seperti saus tomat asam. Mereka memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat. 2. Produk susu, kecuali yoghurt Kalsium dalam produk susu menahan penyerapan antibiotik. Yoghurt adalah satu-satunya produk susu harus Anda makan saat mengonsumi obat, karena mengandung probiotik yang mendorong pertumbuhan bakteri baik dalam usus Anda, sehingga membantu tubuh Anda pulih dari serangan dari antibiotik dan lebih cepat sembuh. Probiotik juga membantu mencegah diare, yang merupakan efek samping yang umum dari antibiotik. 3. Supleman kalsium dan zat besi Seperti kalsium, zat besi juga mengganggu penyerapan obat. Jika Anda sedang mengonsumsi antibiotik, cobalah untuk menunggu setidaknya tiga jam sebelum Anda mengonsumsi suplemen lainya. 4. Makanan tinggi serat Makanan tinggi serat sangat sehat, tapi mereka bukan pilihan terbaik ketika Anda sedang mengonsumi obat. Makanan ini memperlambat makanan diserap dari perut Anda, berguna ketika Anda menurunkan berat badan. Tetapi tidak begitu berguna ketika memperlambat obat untuk diserap tubuh Anda. Makanan tinggi serat termasuk biji-bijian, kacang dan kacang-kacangan. 5. Alkohol Alkohol tidak benar-benar mengganggu efek dari antibiotik, tetapi bisa menyebabkan efek samping seperti masalah pencernaan dan pusing. Hal ini sebaiknya dihindari sampai Anda telah sembuh sepenuhnya. Saat sekarat bibit penyakit akan menyembuhkan diri dan menggunakan baju perang dari lebih kuat dan kebal. Untuk itulah minum obat antibiotik harus selalu dihabiskan sehingga bibit penyakit sudah mulai tumbang akan langsung mati dan tidak akan hidup lagi sampai ke akar-akarnya.

Admin Dinkes

Ciri-Ciri Krim Mengandung Merkuri

Semua wanita pasti ingin mendapatkan kulit yang cantik namun seringkali kita tidak tahu bahwa didalam produk kosmetik mengandung bahan berbahya, seperti: 1. Merkuri: Sudah pasti dilarang, efek terlalu banyak merusak. 2. Hidroquinon: Boleh digunaakan dengan batas max 2% masih diperbolehkan dijual bebas sebagai kosmetik (OTC). Diatas itu harus pengawasan dan resep dokter. 3. Asam Retinoic acid: tidak boleh bebas harus atas resep dokter (bukan barang OTC). Untuk krim merkuri, bahwa di awal sebenarnya krim-krim tersebut sudah bagus ketika melewati perizinan, tapi kemudian karena laku banyak dipalsukan atau ditambah bahan aktif tanpa pemberitahuan ke BPOM. Ciri-ciri krim yang mengandung Mercuri: 1. Umumnya pemutih wajah yang baunya agak keras (biasanya agak sedikit bau logam/diberi parfum biar wangi tapi menyengat ) itu patut dicurigai. 2.  Krim berwarna putih-kuning. Putih untuk krim malam, kuning untuk krim pagi. Tidak semua tapi patut dicurigai. 3.  Ciri spesifik Krim agak mengkilat warnanya. Kalau kita buka tutupnya permukaan krimnya agak berkilauan/hologram. Coba oleskan didepan cermin perhatikan ada yang kilat-kilat nempel di wajah atau tidak, itu biasanya mengandung mercury. Yang mengkilat itu: adalah merkuri. Merkuri adalah logam makanya mengkilat. Krim yang bagus warnanya putih dop tidak mengkilat. 4. Dapat membuat kulit wajah putih dalam waktu singkat. Memang cukup bervariasi antara 1- 4 minggu tergantung dari banyaknya kandungan mercury didalam krim. (makin tinggi kandungan mercury makin cepat memberikan hasil putih pada wajah). Bahkan hasilnya ada yang seperti wajahnya putih sekali seperti (maaf) mayat, alias putih pucat. 5. Umumnya menimbulkan rasa gatal yang amat sangat di awal pemakaian, tergantung jenis kulit. Makanya ada yg menyertakan dg “krim anti iritasi” 6. Kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, terasa panas bila terkena sinar matahari langsung. 7. Kulit terasa perih kemerahan, umumnya 1-2 hari diawal pemakaian (berbeda rasa perihnya ketika memakai Peeling dari dokter). 8. Gangguan pada saluran Kemih. Bahaya penggunaan Krim mengandung Merkuri, yaitu: 1. Membuat gangguan kerusakan pada syaraf, kasus seperti Alzheimer & parkinson, dengan ciri sbb: Tremor (gemetar), Insomnia (susah tidur), Gangguan penglihatan, Ataxia (Gerakan tangan tak normal) Gangguan Emosi, Pikun, Depresi, Disorientasi Ruang (Rasa bingung & gelisah di awal pemakaian). 2. Dapat memperlambat pertumbuhan janin. Bahkan menyababkan anak mengalami Autisme. Merkuri yg tidak bisa terbuang oleh ginjal, ditumpuk di badan, dan masuk ke janin ketika ibunya hamil. coba Googling tentang hubungan merkuri dan autisme. Dulu disalahkan karena imunisasi mengandung merkuri utk pengawet, padahal yang nyata merkuri ada di krim kosmetik yang dipakai sang ibu. 3. Mengakibatkan keguguran (Kematian janin dan Mandul) 4. Flek hitam pada kulit akan memucat (seakan pudar) dan bila pemakaian dihentikan, flek itu dapat / akan timbul lagi & bertambah parah (melebar). 5. Efek REBOUND (efek balik) yaitu memberikan respon berlawanan yakni Kulit akan menjadi gelap/kusam saat pemakaian krim dihentikan. 6. Bagi Wajah yang tadinya bersih lambat laun akan timbul flek yang sangat parah (lebar). 7. Dapat merusak lapisan kulit bawah. Jadi kl disinari dg lampu diagnostik, kulit yg memakai krim merkuri akan terlihat biru dibawahnya, krn sel kulit tsb mati. Selanjutnya bs mengakibatkan kanker kulit ( basal cell carcinoma, malignant melanoma, malignum melanoma, dsb). 8. Kerusakan pada saluran pencernaan. 9. Kerusakan pada ginjal yang dapat menyebabkan kematian akibat gagal ginjal. Perhatikan bau air urin anda setelah pemakain krim merkuri, bau urin akan menjadi tajam. Orang yg pakai krim merkuri biasa nya ngerasain sakit pinggang. Bukan krn kelelahan tp krn merkuri adalah logam berat yg menumpuk di ginjal (ginjal letaknya di pinggang). Ginjal itu ibarat nya saringan santan. Merkuri itu ibarat nya batu2 kerikil, kl ginjal disuruh nyaring logam berat seperti merkuri, lama2 ginjal nya jebol (gagal ginjal). Mudah-mudahan bisa jadi pengetahuan bersama agar waita lebih bijak dalam menentukan produk kosmetik. Tidak semata-mata mendapatkan kecantikan instan yang justru membuat kulit menjadi rusak.

Admin Dinkes

8 Buah Untuk Sakit Maag Yang Aman dan Dianjurkan

Tidak semua buah dapat dikonsumsi penderita maag. Untuk itu, ketahui beberapa jenis buah untuk sakit maag yang aman dikonsumsi setiap hari tanpa perlu khawatir akan memperburuk kondisi yang telah ada. Sakit maag sebenarnya merupakan bahasa awam yang dipergunakan untuk menggambarkan berbagai gejala atau ketidaknyamanan seperti nyeri ulu hati, mual, kerap bersendawa dan sebagainya. Bila merujuk pada masalah lambung saja, maka sakit maag bisa kita sebut dengan gastritis, yakni suatu kondisi yang ditandai dengan adanya peradangan pada lapisan lambung yang dilihat secara langsung oleh alat endoskopi. Lebih luas, terdapat pula sindroma yang disebut dengan dispepsia. Memiliki gejala serupa dengan penyakit yang disebut dengan maag, namun lebih universal. Dimana dispepsia ini mencakup semua gejala dari sistem pencernaanyang buruk, termasuk gastritis, GERD, tukak lambung, pankreatitis, batu empedu, penyakit celiac dan lainnya. Apabila gangguan pencernaan tersebut tidak diketahui secara jelas penyebabnya, maka disebut dengan dispepsia fungsional atau dispepsia non-ulkus. Karena terkait erat dengan sistem pencernaan, seorang penderita maag tentunya harus benar-benar memperhatikan makanan yang hendak dikonsumsinya, tak terkecuali buah. Ada buah yang sebaiknya dihindari dan tentunya ada pula yang layak dikonsumsi guna menunjang kesehatan tubuh yang optimal. Berikut beberapa pilihan buah untuk sakit maag yang aman dikonsumsi 1. Apel Apel memiliki efek sedatif dan kaya akan pektin yang terbukti dapat diandalkan dalam membantu melapisi dinding lambung dengan mengurangi asam lambung. Kandungan seratnya yang cukup tinggi dan kehadiran senyawa sorbitol didalamnya semakin menegaskan manfaat buah bernama Latin Malus domesticaa ini terhadap kesehatan sistem pencernaan. 2. Pir Pir direkomendasikan sebagai salah buah untuk sakit maag lantaran memiliki efek antibakteri dan terdiri dari vitamin, mikroelemen serta asam lemak yang sangat bermanfaat. Meski demikian, penderita maag disarankan untuk tidak mengonsumsi buah pir dalam keadaan perut kosong. Mengingat serat kasar didalamnya dikhawatirkan dapat melukai mukosa lambung yang sudah meradang. 3. Alpukat Selain dikenal dapat mencegah janin cacat berkat kandungan asam folat dan lemak baiknya, buah alpukat juga ternyata menawarkan manfaat penting bagi kesehatan gastrointestinal keseluruhan lantaran kaya akan serat dan bersifat antimikroba. Bahkan dalam sejumlah temuan penelitian diketahui bahwa alpukat bermanfaat dalam pengobatan juga pencegahan kanker usus besar, kanker perut, kanker pankreas dan kanker serviks. 4. Pisang Pisang kaya akan serat, pektin, senyawa antioksidan dan beragam nutrisi penting lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan, termasuk lambung. Pisang juga merupakan salah sumber terbaik dari mineral potasium dan magnesium yang berperan dalam mengontrol tekanan darah. 5. Pepaya Buah tropis satu ini mengandung enzim papain yang mampu memecahkan molekul protein dan bermanfaat dalam mengurangi gejala dari berbagai masalah pencernaan seperti sembelit, maag hingga sindrom iritasi usus besar. Pepaya juga diketahui dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan dini berkat kandungan vitamin C dan likopen didalamnya. 6. Air Kelapa Muda Selain dapat memulihkan hidrasi dan mengisi kembali elektrolit yang hilang selepas beraktivtias, air kelapa juga nyatanya berkhasiat dalam membantu mengurangi peradangan pada lambung juga usus. Hal ini ditenggarai oleh kandungan tannin dan asam laurat pada air kelapa yang bersifat antibakteri. Daging buahnya pun mengandung serat yang dapat melancarkan gerakan usus dan bertindak sebagai pencahar alami. 7. Semangka Kandungan airnya yang begitu tinggi, serat, rasa manis dan berbagai nutrisi didalam buah semangka diketahui dapat membantu mengurangi peradangan pada lambung ketika asam lambung menyerang. Bagi pria dengan disfungsi ereksi, buah semangka mampu berperan sebagai “viagra alami” berkat kandungan asam amino citrulline didalamnya yang dapat merilekskan pembuluh darah sehingga mendukung ereksi yang lebih baik. Lebih lengkap baca: Manfaat Buah Semangka, Kandungan Gizi, dan Efek Samping 8. Buah Beri Blueberry, blackberry dan raspberry merupakan beberapa contoh dari keluarga beri-berian yang begitu kaya akan antioksidan, serat dan berbagai nutrisi penting yang tak hanya menawarkan manfaat mengesankan bagi kesehatan gastrointestinal saja, namun organ tubuh secara keseluruhan. Berbagai bukti ilmiah menyebutkan bahwa konsumsi secara rutin buah beri-berian terkait dengan meningkatnya kinerja sistem pencernaan, memori otak dan menurunnya risiko terhadap penyakit jantung serta jenis kanker tertentu. Itulah beberapa buah untuk sakit maag yang dapat dikonsumsi setiap hari dalam jumlah cukup. Untuk mendapatkan manfaat lebih sekaligus membantu mengelola gejala maag yang mungkin timbul, terapkan beberapa tips sederhana berikut: Makanlah dalam porsi kecil namun lebih sering. Hindari makan terlalu dekat dengan waktu tidur. Minumlah air putih rata-rata 8 gelas/hari. Jauhkan diri dari stres. Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol. Di samping itu, berolahragalah secara teratur 3 kali seminggu dan konsultasikan segera dengan dokter ahli untuk mencari tahu penyebab utama dan pengobatan yang tepat dari sakit maag yang dialami. Terlebih bila sudah disertai dengan gejala lain seperti sering muntah, sulit menelan dan penurunan berat badan yang cukup drastis.