Day: May 16, 2018

Berikut hasil pencarian Anda. Jika Anda tidak menemukan yang Anda cari, coba gunakan kata kunci lain

CARA BENAR MINUM PIL KB

Pil KB (Keluarga Berencana) atau bahasa lebih umumnya dikenal dengan istilah pil kontrasepsi merupakan preparat hormon untuk mencegah atau menunda kehamilan. Para ahli memperkirakan bahwa pil KB akan efektif hingga 99 persen mencegah kehamilan apabila digunakan dengan tepat. Ingat, harus tepat penggunaannya yaitu benar cara minum pil KB nya, kapan memulainya, kapan minumnya, dan harus konsisten.     Mengenal Jenis-Jenis pil KB Pil KB ada banyak macamnya, namun terutama dibagi menjadi dua, yaitu pil KB Kombinasi (mengandung preparat hormon estrogen dan progesteron) dan pil KB tunggal (hanya mengandung preparat hormon progesteron). Pembahasan kita kali ini akan lebih terfokus pada pil kontasepsi kombinasi.   Mengenai kemasan atau sediaan juga ada dua macam, yaitu satu blister berisi 21 tablet dan 28 tablet. Apa bedanya? sebenarnya sama saja, 21 tablet merupakan bahan aktif semua, sedangkan yang 28 tablet terdiri dari 21 tablet bahan aktif dan 7 tablet sisanya merupakan bahan tak aktif disebut plasebo (hanya berisi tepung, dsb.) fungsinya untuk pengingat agar setiap hari minum.   Cara minum pil KB Dengan demikian, cara minum pil KB nya akan seperti berikut ini: Pada kemasan yaang berisi 21 tablet, diminum setiap hari dari awal hingga hari ke 21, setelah itu libur atau tidak minum pil KB selama 7 hari sebelum mengambil blister yang baru. Sedangkan pada sediaan satu blister berisi 28 tablet minum terus hingga habis (tidak ada libur), dan langsung mengambil blister yang baru.   Cara Mulai Minum Pil KB Waktu terbaik untuk memulai menggunakan pil KB kombinasi adalah saat terjadinya menstruasi, yaitu pada rentang waktu hari pertama menstruasi sampai hari kelima. Dengan cara seperti ini, maka ketika sudah selesai menstruasi Anda akan terlindungi dari kehamilan (kontrasepsi langsung bekerja).   Boleh juga mulai minum pil KB kombinasi kapan saja selain waktu di atas, namun efek kontrasepsi tidak bekerja saat itu juga, sehingga Anda harus menggunakan metode kontrasepsi cadangan selama seminggu, misalnya menggunakan kondom untuk suami, kondom wanita, diafragma, dan sebagainya atau tidak melakukan ‘hubungan’ selama seminggu pertama.   Bagi ibu yang baru melahirkan atau sedang menyusui biasanya diresepkan pil progestin-only khusus menyusui, atau disebut minipill. Pil ini bisa mulai digunakan setiap saat, tetapi perlu menggunakan alat kontrasepsi tambahan selama dua hari sesudahnya. Selalau baca petunjuk penggunaan pada label.   Cara Minum Pil KB Sehari-hari Cara terbaik dalam minum pil KB adalah menggunakan waktu yang sama setiap hari untuk memaksimalkan efektivitasnya. Sebagai contoh jika pertama kali minum jam 7 malam, maka sebaiknya gunakan waktu itu setiap hari. Dengan cara ini, tubuh akan terbiasa menerima dorongan hormonal yang sama secara teratur. Selain itu, dapat membantu agar ibu selalu ingat, terutama jika melakukannya beriringan dengan rutinitas sehari-hari misalnya setiap pagi setelah menyikat gigi atau malam setiap sebelum tidur. Dengan cara ini pula, Anda bisa dengan mudah menyetel alarm sebagai alat pengingat.   Bagaimana jika lupa? Jika lupa jamnya saja sehingga tidak sama, maka boleh tetap minum asalkan tidak lebih dari 12 jam. Jika terlupa 1 hari (24 jam) maka masih boleh minum langsung 2 tablet pada saat Anda ingat. Jika lupa lebih dari 24 jam (1 hari) bisa saja dilanjutkan minum pil KB ketika ingat. Tapi ingatlah bahwa efektifitas pil KB akan berkurang sehingga pada kasus seperti ini diperlukan tambahan metode kontrasepsi lain seperti kondom atau tidak melakukan hubungan selama seminggu pertama.   Apa sajakah efek samping pil KB ini? Jangan asal berhenti menggunakan pil KB walaupun timbul efek samping yang ringan. Beberapa orang mengalami efek ringan seperti mual, nyeri payudara, perubahan berat badan, sakit kepala ringan, pusing, atau ngeflek (spotting) selama tiga bulan pertama menggunakan pil KB.   Efek samping tersebut biasanya akan hilang dalam waktu tiga bulan pertama minum pil KB. Jika gejala ini berlanjut setelah tiga bulan, maka kembalilah ke dokter untuk tidak melanjutkannya. Sebagai gantinya Anda akan dipilihkan metode kontrasepsi yang lain. Walau demikian, wanita yang minum pil KB harus memperhatikan gejala bahaya berikut: Sakit perut, terutama perut sebelah kanan, di bawah tulang rusuk Nyeri dada atau lengan, sesak napas, batuk darah Sakit kepala parah yang tidak hilang dengan aspirin atau parasetamol Penglihatan kabur, penglihatan ganda, atau kerlap-kerlip Pembengkakan, kemerahan, mati rasa, kesemutan atau nyeri di kaki Jika ada gejala-gejala ini, maka harus segera mencari pertolongan medis dan jangan minum pil KB lagi setelah berkonsultasi dengandokter.

PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA DI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2018

Pengembangan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud kondisi masyarakat Indonesia yang memiliki derajat kesehatan optimal. Dalam rencana strategis Kementerian Kesehatan 2015-2019 yang menegaskan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Pendekatan keluarga bukanlah program baru, melainkan salah satu cara puskesmas meningkatkan jangkauan sasaran dan meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan dengan mendatangi keluarga sebagaimana Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Untuk melaksanakan Program Indonesia Sehat diperlukan pendekatan keluarga, yang mengintegrasikan upaya kesehatan perorangan (UKP) dan upaya kesehatan masyarakat (UKM) secara berkesinambungan dengan target keluarga, berdasarkan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga. Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga bertujuan untuk : Meningkatkan akses keluarga beserta anggotanya terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif, meliputi pelayanan promotif dan preventif serta pelayanan kuratif dan rehabilitatif dasar. Mendukung pencapaian standar pelayanan minimal kabupaten/kota; melalui peningkatan akses dan skrining kesehatan Mendukung pelaksanaan jaminan kesehatan nasional dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta jaminan kesehatan nasional dan Mendukung tercapainya tujuan Program Indonesia Sehat dalam rencana strategis Kementerian Kesehatan tahun 2015-2019.   Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga terdiri atas 4 (empat) area prioritas yang meliputi : Penurunan angka kematian ibu dan bayi Penurunan prevalensi balita pendek (stunting) Penanggulangan penyakit menular dan Penanggulangan penyakit tidak menular Dalam rangka penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, ditetapkan 12 (dua belas) indikator utama sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga sebagai berikut : Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB) Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap Bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan Anggota keluarga tidak ada yang merokok Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Keluarga mempunyai akses sarana air bersih dan Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di tingkat puskesmas dilakukan melalui kegiatan : Melakukan pendataan kesehatan seluruh anggota keluarga Membuat dan mengelola pangkalan data puskesmas Menganalisis, merumuskan intervensi masalah kesehatan dan menyusun rencana puskesmas Melaksanakan kunjungan rumah dalam upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif Melaksanakan pelayanan kesehatan (dalam dan luar gedung) melalui pendekatan siklus hidup dan Melaksanakan sistem informasi dan pelaporan puskesmas. Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari agenda ke-5 Nawa Cita yaitu meningkatkan kulaitas hidup Manusia Indonesia. Program ini didukung oleh program sektoral lainnya yaitu Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Kerja dan Program Indonesia Sejahtera. Program Indonesia Sehat selanjutnya menjadi program utama Pembangunan Kesehatan yang kemudian direncanakan pencapaiannya melalui rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019, yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015 .

KB Spiral : Indikasi, Kelebihan dan Kekurangan

KB IUD (Intra Uterin Devices), dibaca ayudi, dalam bahasa Indonesia dikenal dengan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) dan di masyarakat biasa dikenal dengan istilah KB spiral adalah suatu alat kontrasepsi yang pemasangannya dilakukan dengan cara memasukkan alat berbentuk T ke dalam rahim. KB Spiral merupakan alat kontrasepsi yang efektif dan aman. Alat ini merupakan metode kontrasepsi yang sifatnya reversibel (dapat dilepas-dipasang sesuai kebutuhan) dan paling banyak digunakan dengan pengguna pada saat ini telah mencapai sekitar 100 juta orang wanita di seluruh dunia. AKDR terbukti memiliki efektifitas lebih dari 99% untuk mencegah kehamilan pada pemakaian selama 1 tahun atau lebih.   KB spiral dapat mencegah kehamilan melalui beberapa mekanisme kerja, yaitu : Menghambat motilitas (pergerakan) sperma untuk masuk ke tuba pallopi. Mempengaruhi fertilisasi (pembuahan) sebelum ovum mencapai kavum uteri. Mengurangi kemampuan sperma untuk melakukan pembuahan. Mencegah implantasi (penempelan) telur dalam uterus.   Beberapa jenis KB spiral yang beredar di indonesia yaitu: KB spiral Inert yang terbuat dari plastik seperti lippes loop atau yang terbuat dari baja anti karat seperti the Chinese ring. KB spiral yang mengandung tembaga, seperti Cu T380A, Cu T200C, Nova T. Cu T380A memiliki bentuk yang kecil, fleksibel, dan menyerupai huruf T yang diselubungi kawat tembaga halus. KB spiral yang mengandung hormon progesteron seperti progestasert dan levonogestrel seperti levonol.   Letak KB spiral dalam rahim   Siapa yang boleh menggunakan KB Spiral? Indikasi pemakaian KB spiral adalah untuk menjarangkan kehamilan, yang dapat digunakan oleh : Ibu yang masih berada pada usia reproduktif Ibu yang belum pernah hamil tetapi ingin menunda kehamilan Ibu yang ingin menggunakan kontrasepsi jangka panjang Ibu yang setelah melahirkan tidak menyusui bayinya Ibu menyusui yang menginginkan menggunakan kontrasepsi Ibu yang setelah abortus dan tidak ada tanda infeksi Ibu yang memiliki risiko rendah terhadap Infeksi menular seksual (IMS) Ibu yang tidak menghendaki metode hormonal Ibu yang tidak nyaman untuk mengingat minum pil setiap hari   Siapa yang tidak boleh menggunakan KB IUD? Beberapa keadaan yang menjadi kontraindikasi pemakaian KB spiral antara lain : Kehamilan Gangguan perdarahan Peradangan pada alat kelamin Kecurigaan tumor ganas pada alat kelamin. Tumor jinak pada rahim Kelainan bawaan pada rahim Apa Keuntungan Menggunakan KB Spiral? Dibandingkan dengan alat kontrasepsi lainnya, KB spiral memiliki beberapa kelebihan, yaitu : Mempunyai tingkat efektivitas yang tinggi sekitar 99,2 – 99,4% dengan tingkat kehamilan 0,6 – 0,8 kehamilan/100 perempuan dalam 1 tahun pertama Keefektifitasannya segera setelah dilakukan pemasangan Mempunyai manfaat jangka panjang, bisa sampai 10 tahun dan tidak perlu diganti Sangat efektif karena tidak harus mengingat – ingat minum pil setiap hari Tidak bepengaruh pada keharmonisan hubungan. Tidak berpengaruh terhadap kualitas dan volume ASI. Tidak mempunyai efek samping hormonal karena menggandung bahan tembaga. Tidak memiliki interaksi dengan obat – obatan. Dapat langsung dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus (apabila tidak ada tanda infeksi). Dapat digunakan sampai menopause (1 tahun atau lebih setelah haid terakhir). Dapat Membantu mencegah kehamilan ektopik.   Apa Kekurangan dan Efek Samping KB Spiral? Selain mempunyai banyak kelebihan KB spiral memiliki beberapa kekurangan, yaitu : Memerlukan prosedur medis termasuk pemeriksaan pelvis. Tidak dapat memberikan pencegahan terhadap IMS. Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS. Tidak baik digunakan pada perempuan yang sering berganti pasangan. Tidak dapat melakukan pelepasan KB spiral sendiri. Harus memeriksa posisi benang KB spiral dari waktu ke waktu.   Selain kekurangan di atas KB spiral juga dapat menimbulkan efek samping, diantaranya : Perubahan pada siklus haid Haid yang lebih lama dan banyak. Saat haid lebih sakit. Kadang – kadang terdapat perdarahan sedikit di luar siklus haid   Jadi jangan takut menggunakan IUD, karena ada banyak keuntungan yang dapat Anda peroleh dibanding menggunakan metode kontrasepsi lainnya. Asal perhatikan indikasi dan kontraindikasi seperti di atas. Sumber : Mediskus.com