Lomba Balita Sehat Tingkat Provinsi Bengkulu 2018

Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, prevalensi gizi kurang di Indonesia adalah sebesar 19,6%. Selain itu dari data Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 di Indonesia, ditemukan status gizi buruk sebesar 3,8% dan gizi kurang sebesar 14%, dan di Provinsi Bengkulu status gizi buruk sebesar 2,3% dan gizi kurang sebesar 11,9%. Berdasarkan data-data tersebut diatas maka masih diperlukan upaya-upaya yang dapat mendukung untuk tumbuh kembang yang lebih optimal bagi anak, salah satunya melalui kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan yang dilakukan di Posyandu sebagai implementasi dari Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi (Perpres No 42 tahun 2013).

Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi merupakan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat melalui penggalangan partisipasi dan kepedulian pemangku kepentingan secara terencana dan terkoordinasi. Upaya tersebut diantaranya dengan pelaksanaan Lomba Balita yang berjenjang dimulai dari tingkat Kabupaten /Kota sampai ke level Provinsi. Anak terutama balita berkualitas tak hanya diukur dari kesehatannya, tetapi pertumbuhan, perkembangan, perilaku, emosi, spiritual dan kognitif harus berkembang sesuai dengan usianya.

Agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, maka orang tua harus memperhatikan sejumlah hal diantaranya faktor biologis yang mencakup nutrisi, imunisasi, kebersihan badan, lingkungan, pengobatan, olahraga dan bermain. Kebutuhan yang lain berupa stimulasi sensorik, motorik, emosi, kognitif, kemandirian dan juga kepemimpinan. Orang tua juga harus dapat memenuhi kebutuhan anak akan kasih sayang sehingga anak bisa mendapatkan rasa aman dan nyaman.

Mengingat pentingnya peran orang tua dalam mendidik dan membantu pertumbuhan dan perkembangan anak maka kegiatan Lomba Balita Sehat sangat baik dimanfaatkan sebagai sarana peningkatan kesadaran peran keluarga dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, karena dalam penilaian Lomba Balita tersebut banyak aspek penilaian yang bukan hanya menilai kondisi dzahir balitanya saja akan tetapi menilai peran lingkungannya juga terutama orang tuanya.

Pelaksanaan Lomba Balita ini diagendakan sebagai salah satu kegiatan yang masuk dalam Kalender Event Ulang Tahun Emas Provinsi Bengkulu. Tujuan dari dimasukkannya Lomba Balita sebagai salah satu Kalender Event adalah sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan Provinsi Bengkulu sebagai daerah unggulan. Kegiatan ini diawali dengan surat pemberitahuan ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Pemberitahuan ini mengabarkan tentang akan dilaksanakannya Lomba Balita Sehat Tingkat Provinsi Bengkulu, sehingga perlu diadakannya Lomba sejenis dengan kriteria-kriteria dan ketentuan yang telah ditentukan.

Kabupaten/ Kota diharapkan melaksanakan Lomba Balita untuk mendapatkan pemenang dari masing-masing kabupaten/ kota untuk tiap-tiap kriteria. Hal ini dikarenakan peserta Lomba Balita yang akan dilaksanakan adalah Pemenang Pertama dari tiap kriteria di setiap Kabupaten/ Kota. Ketentuan dan format penilaian yang digunakan di setiap kabupaten/kota harus mengacu dengan petunjuk tekhnis yang disampaikan dalam surat pemberitahuan tersebut diatas. Sehingga dalam pelaksanaan di Provinsi semua balita yang dikirimkan adalah yang terbaik dari sepuluh kabupaten/ kota.

Persiapan kegiatan Lomba Balita di Provinsi Bengkulu dimulai dengan pembentukan Panitia Induk kegiatan Kalender Event yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bengkulu Nomor : P.110.B.1 Tahun 2018 tanggal 8 Februari 2018. Panitia Induk tersebut diketuai oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dengan Surat Keputusan Nomor : 3259/440.III.I.Kes/VII/2018 tanggal 5 Juli 2018 tentang Penetapan Panitia Kegiatan Lomba Balita Sehat Tingkat Provinsi Bengkulu Program Perbaikan Gizi Masyarakat Tahun 2018. Adapun kepanitiaan yang ditentukan mempunyai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Pada saat pelaksanaan kegiatan semua anggota tim berpartisipasi aktif dalam mensukseskan kegiatan Lomba Balita dan saling membantu demi kelancaran acara tersebut.

Lomba Balita di Provinsi Bengkulu dilaksanakan dengan dua kategori umur 0-23 bulan dan 24-59 bulan, peserta lomba adalah Balita pemenang pertama di masing-masing kabupaten/kota dari tiap kategori. Penilaian balita dilaksanakan oleh tim juri yang terdiri dari dokter anak, dokter gigi, ahli gizi, psikolog dan PKK Provinsi yang mewakili Instansi/ Organisasi. Dokter Anak diwakili oleh dr.Wasis Rohima,Sp.A, Dokter Gigi diwakili oleh drg.Edriwan Mansyur,MM, Persagi diwakili oleh Ahmad Rizal, SKM,MM, Psikolog diwakili oleh Prima Zainayati Putriani,S.Psi dan dari PKK Provinsi Bengkulu diwakili oleh Emmy Yulianti, SST.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis, 11-12 Juli 2018 yang bertempat di Hotel Madeline Kota Bengkulu. Penjurian dilaksanakan selama dua hari bersamaan dengan Panitia yang melakukan persiapan acara pembukaan Lomba Balita Sehat dengan menyusun layout  ruangan agar memudahkan mobilitas penjurian, anak-anak balita dalam menunggu giliran, serta tamu undangan. Pemasangan spanduk, umbul-umbul serta Photoboth juga dipersiapkan agar acara semakin meriah. Proses penjurian dimulai dengan penilaian status gizi berupa pengukuran tinggi badan/ panjang badan, berat badan dan lingkar kepala untuk menentukan status gizi balita dan wawancara dengan Tim Penggerak PKK Provinsi.

Kegiatan penjurian pada hari pertama dilaksanakan sampai pukul 17.30,  selanjutnya peserta dipersilahkan untuk beristirahat menyiapkan diri menghadapi penilaian di hari kedua. Pada hari pertama ini juga dibagikan seragam bagi ibu dan balita untuk dikenakan pada saat perlombaan di esok hari. Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu berkenan memberikan secara simbolis kepada peserta dan ibu balita pada saat meninjau persiapan lomba balita.

Hari Kamis, 12 Juli 2018 adalah pelaksanaan lomba dan acara pembukaan oleh Gubernur. Pukul 08.00 WIB  tim juri sudah mulai melaksanakan penilaian sebelum dilaksanakan acara pembukaan. Tamu undangan sudah mulai berdatangan dan acara Pembukaan dimulai tepat pukul 10.00. Acara dimulai dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya, pembacaan do’a oleh Bapak Saharudin,S.Sos,M.Kes, dan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh  Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Ibu Nelly Alesa, M.Si., serta pengenalan Tim Juri.

Pembukaan Acara Lomba sedianya dibuka oleh Gubernur Bengkulu namun karena kesibukan Bapak Gubernur maka diwakilkan kepada Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Bapak H. Herwan Antoni, SKM, M.Kes, M.Si., dalam sambutannya Gubernur menyampaikan bahwa usia balita merupakan “Golden Periode” yaitu periode emas perkembangan otak anak sehingga pada periode ini perlu diberikan perhatian yang lebih baik dari sisi nutrisi, kasih sayang dan juga rangsangan tumbuh kembangnya. Penguatan peran keluarga, pemberdayaan masyarakat serta dukungan multi sektor sangatlah penting, melalui event ini Gubernur mengajak semua pihak untuk bersama-sama berperan aktif sesuai tupoksi masing-masing dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Provinsi Bengkulu. Setelah menyampaikan sambutannya, dilanjutkan dengan pemukulan gong yang menandakan dimulainya acara. Selanjutnya dilakukan foto bersama semua peserta lomba balita beserta ibu.

Agar lebih memeriahkan acara dilanjutkan pertanyaan doorprize yang diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Tim Penggerak PKK Provinsi Bengkulu, Ketua BKOW Provinsi Bengkulu, Perwakilan Tim Juri dan Ketua Dharma Wanita Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Ibu-ibu pendamping Peserta Lomba Balita sangat antusias dengan acara tersebut, bagi yang mampu menjawab pertanyaan diberikan hadiah dari sponsor kegiatan ini.

Setelah seremonial acara pembukaan selesai, penjurian lomba dilanjutkan kembali, peserta balita secara bergiliran menghadapi lima dewan juri untuk dinilai dari segi kesehatan secara umum, kesehatan gigi, perkembangan psikologis, status gizinya dan dukungan lingkungan terhadap kesehatan balita. Secara umum pelaksanaan lomba berjalan tertib dan aman, semua peserta mengikuti semua proses penilaian dengan antusias.

Lomba Balita Sehat Tingkat Provinsi Bengkulu ini telah mendapatkan pemenang yang dapat mewakili Provinsi Bengkulu ke Tingkat Nasional. Adapun Nama-nama pemenangnya adalah :

  1. Kriteria 0-23 Bulan

Juara I : CITRA ABIDAH BASAMAH

Asal                 : Kabupaten Seluma

Jumlah Nilai    : 995

Juara II            : NABILA NORA KAMELIA

Asal                 : Kabupaten Bengkulu Selatan

Jumlah Nilai    : 935

Juara III          : NATHAN ZIO AL FARIQI

Asal                 : Kabupaten Rejang Lebong

Jumlah Nilai    : 925

 

  1. Kriteria 24-59 Bulan

Juara I : AISYAH FRANSISKA

Asal                 : Kabupaten Kepahyang

Jumlah Nilai    : 982,5

Juara II            : SHAFIRA AUDREY CANTIKA

Asal                 : Kabupaten Bengkulu Selatan

Jumlah Nilai    : 955

Juara III          : DHIGO FEBRU AL AZIZ

Asal                 : Kabupaten Bengkulu Utara

Jumlah Nilai    : 952,5

 

Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi seluruh peserta lomba diberikan piagam sebagai peserta dan hadiah hiburan berupa satu set mainan,  dan  sebagai tambahan untuk para juara adalah :

  1. Pemenang Juara I di setiap kategori diberikan penghargaan berupa Trophy, Piagam Gubernur Bengkulu dan Uang Pembinaan sebesar Rp 2.500.000,-.
  2. Pemenang Juara II di setiap kategori diberikan penghargaan berupa Trophy, Piagam Gubernur Bengkulu dan Uang Pembinaan sebesar Rp 2.000.000,-.
  3. Pemenang Juara III di setiap kategori diberikan penghargaan berupa Trophy, Piagam Gubernur Bengkulu dan Uang Pembinaan sebesar Rp 1.500.000,-.

Pemberian hadiah diberikan langsung oleh Ibu Plt. Gubernur Bengkulu selaku Ketua Tim Pembina PKK Provinsi Bengkulu, Ibu Derta Wahyulin, A.Ks. Para Pemenang lomba beserta pendamping masing-masing berkesempatan berfoto bersama dengan Ketua Tim Pembina PKK, Tim Juri, Ketua Dharma Wanita Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan Perwakilan Undangan dari Provinsi dan Kabupaten. (UMI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *