Selamat datang di Website Resmi

SEKILAS TENTANG LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT DAN KLINIS LABKESDA PROVINSI BENGKULU

Oleh : Tim Labkesmas dan Labklinik

A. LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT

Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Bengkulu merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pada Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Tugas dan fungsinya adalah membantu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dalam pengujian parameter kualitas lingkungan.
UPTD Labkesda dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, selaku pembina laboratorium. Dibantu 3 (tiga) seksi (pejabat setingkat eselon IV), dan puluhan tenaga teknis, menjadikan laboratorium ini berfungsi semakin optimal.
Didasari Peraturan Gubernur Bengkulu No.62 Tahun 2017 anggal 29 Desember 2017 tentang Pembentukan Susunan Organisasi, Kedudukan, tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Pada Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Salah satu seksi dari UPTD Labkesda Provinsi Bengkulu, adalah Laboratorium Kesehatan Masyarakat merupakan laboratarium lingkungan yang melakukan pemeriksaan Kesehatan Lingkungan berupa ; pemeriksaan air bersih, air minum dan air limbah. Memiliki visi, “Menjadikan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Sebagai Laboratorium Lingkungan Rujukan Se Provinsi Bengkulu’, dengan misi sebagai berikut:
1. Menerapkan sistem manajemen laboratorium secara konsisten sesuai ISO/IEC 17025, edisi termutakhir;
2. Memberikan pelayanan yang memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan;
3. Meningkatkan kompetensi SDM laboratorium di bidang pengujian parameter dengan upgrade ilmu terkini kualitas lingkungan untuk hasil uji yang absah dan terpercaya;
4. Mengeluarkan data hasil uji yang absah dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan ilmiah;

Motto yang digunakan adalah, “PACAK” singkatan dari profesional, akurat, cepat, amanah dan kompetitif.

Berfungsi melaksanakan pelayanan publik,  Laboratorium Kesehatan Masyarakat memiliki tugas antara lain:  

  1. Membantu tugas pokok Labkesda Provinsi Bengkulu  
  2. Melakukan Pemeriksaan Narkoba
  3. Menyiapkan media dan reagensia serta pembersihan dan penyucihama peralatan.
  4. Menyusun dan merumuskan suatu kebijakan mutu (Quality Policy) Laboratorium
  5. Melakukan analisa parameter kualitas lingkungan (kimia/biologi/fisika) air (sungai, kolam, dll) dan limbah cair yang berasal dari perusahaan, restoran, hotel, rumah sakit, dll.
  6. Melakukan analisa parameter kualitas lingkungan udara ambient dan emisi sumber bergerak (kendaraan bermotor).
  7. Memberi bimbingan teknis dan supervise kegiatan lab. kesmas
  8. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala UPTD Labkesda.

Ruang lingkup pengujian Laboratorium Kesmas, adalah 1) air bersih, 2)  limbah cair dan 3) air sungai. Peralatan yang dimiliki terdiri dari peralatan utama (portabel dan non portabel) dan peralatan penunjang.Peralatan utama  antara lain :

  1. Spektrofotometer UV-VIS
  2. Spektrofotometer DR 2800
  3. TSP High Volume Air Sampler
  4. Filtration Apparatus For TSS Determination
  5. DO meter
  6. pH meter
  7. COD Reaktor
  8. Air  Sampler  Impinger
  9. Turbidimeter
  10. Benchtop pH/Cond/TDS/Salinity/DO meter
  11. Portabel Multiparameter (pH/Cond/TDS/Salinity/DO)
  12. DO meter rugged type

Adapun alat-alat penunjang sebagai berikut :

  1. Fume Hood (Lemari Asam)
  2. Hotplate large capacity
  3. Oven
  4. Inkubator
  5. Analitical balance
  6. Pompa Vaccum
  7. Autoclave
  8. Water Distillation System

Waktu Pelayanan

Penerimaan Sampel Pukul
Senin – Kamis 08.00 – 14.00 WIB
Jumat 08.00 – 11.00 WIB

Khusus sampel untuk pengujian parameter BOD hanya diterima pada hari Rabu dan Jumat.

Pelayanan Pengujian

Laboratorium Kesmas  memberikan pelayanan pengujian sampel air (alat: spektrofotometer AAS, spektrofotometer UV-Vis, turbidimeter, TDS meter, DO meter).   Pelanggan Laboratorium Kesmas adalah masyarakat secara umum, baik dari sektor industri, pendidikan maupun perorangan. 

Pengujian

1. Air minum dan air bersih

Parameter yang diuji Metode pengujian
pH SNI 06-6989.11-2004
Suhu SNI 06-6989.23-2005
Kekeruhan SNI 06-6989.25-2005
TDS (Total Dissolved Solids) IKM TDS/5.4.1a/LAB-BLH DIY
Warna SNI 06-6989.24-2005
Besi terlarut (Fe) SNI 6989.4-2009
Kadmium terlarut (Cd) SNI 6989.16-2009
Kesadahan total (CaCO3) SNI 06-6989.12-2004
Klorida SNI 6989.19-2009
Mangan terlarut (Mn) SNI 6989.5-2009
Nitrat (NO3 sebagai N) APHA 2012, Section 4500 – NO3B
Nitrit (NO2 sebagai N) SNI 06-6989.9-2004
Seng terlarut (Zn) SNI 6989.7-2009
Tembaga terlarut (Cu) SNI 6989.6-2009
Timbal terlarut (Pb) SNI 6989.8-2009
Flourida (F) SNI 06-6989.29-2005
Sulfat (SO4) SNI 6989.20-2009
Angka permanganat/ Zat organic SNI 06-6989.22-2004
DHL (Daya Hantar Listrik) SNI 06-6989.1-2004

2. Air sungai

Parameter yang diuji Metode pengujian
pH SNI 06-6989.11-2004
Suhu SNI 06-6989.23-2005
Kekeruhan SNI 06-6989.25-2005
TDS (Total Dissolved Solids) IKM TDS/5.4.1a/LAB-BLH DIY
Warna SNI 06-6989.24-2005
TSS (Total Suspended Solids) SNI 06-6989.3-2004
Besi terlarut (Fe) SNI 6989.4-2009
Kadmium terlarut (Cd) SNI 6989.16-2009
Klorida SNI 6989.19-2009
Mangan terlarut (Mn) SNI 6989.5-2009
Nitrat (NO3 sebagai N) APHA 2012, Section 4500 – NO3B
Nitrit (NO2 sebagai N) SNI 06-6989.9-2004
Seng terlarut (Zn) SNI 6989.7-2009
Tembaga terlarut (Cu) SNI 6989.6-2009
Timbal terlarut (Pb) SNI 6989.8-2009
BOD (Biological Oxygen Demand) SNI 6989.72-2009
COD (Chemical Oxygen Demand) SNI 6989.2-2009
DO (Dissolve Oxygen) SNI 06-6989.14-2004
Phospat (PO4) SNI 06-6989.31-2005
Amonia (NH3) APHA 1989, SECTION 418 B
Flourida (F) SNI 06-6989.29-2005
DHL (Daya Hantar Listrik) SNI 06-6989.1-2004

3. Air limbah

Parameter yang diuji Metode pengujian
pH SNI 06-6989.11-2004
Suhu SNI 06-6989.23-2005
BOD (Biological Oxygen Demand) SNI 6989.72-2009
COD (Chemical Oxygen Demand) SNI 6989.2-2009
TSS (Total Suspended Solids) SNI 06-6989.3-2004
Nikel total (Ni) SNI 6989.18-2009
Timbal (Pb) SNI 6989.8-2009
Kadmium total (Cd) SNI 6989.16-2009
Tembaga total (Cu) SNI 6989.6-2009
Amonia (NH3) APHA 1989, SECTION 418 B
Flourida (F) SNI 06-6989.29-2005
DHL (Daya Hantar Listrik) SNI 06-6989.1-2004

Wadah sampel uji

Wadah sampel uji yang digunakan untuk penyimpanan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Terbuat dari gelas atau plastik polipropilen (PP), polietilen (PE) yang bersih dan tidak berwarna
  2. Bertutup kuat dan rapat
  3. Mudah dicuci
  4. Tidak menyerap atau melarutkan zat-zat kimia dan sampel uji
  5. Tidak menimbulkan reaksi antara wadah dan sampel
  6. Volume sampel uji yang diperlukan ± 2,5 liter

Saat ini Lab. Kesmas tengah mempersiapkan untuk pelaksanaan Akreditasi ISO 17025 versi 2017.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + fourteen =