Selamat datang di Website Resmi

Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Bumil Provinsi Bengkulu

Oleh: Supardi, S.H., M. Kes

Aula Rumah Sakit Gading Medika menjadi tempat diselenggarakannya Pencanangan Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil (Bumil) Provinsi Bengkulu. Tepatnya hari Sabtu 28 Agustus 2021, kegiatan ini digelar oleh Persatuan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) Provinsi Bengkulu, sebagai wujud dari partisipasi organisasi profesi dalam mempercepat peningkatan capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bengkulu.

Acara dimulai sekitar pukul 9.30 WIB diawali dengan pemutaran Vidio Safety Briefing Rumah Sakit Gading Medika, doa yang dipimpin oleh Ustad H. Ahmad Farhan, SS., M.Si, menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian laporan panitia penyelenggara disampaikan oleh Dr. Demsi, SPOG. Dalam laporannya kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya tindak lanjut Surat Edaran Menteri Kesehatan No. HK 02.01/1/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining  dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Target vaksinasi hari ini adalah 200 ibu hamil dengan ketentuan kehamilannya sudah 13 minggu sampai dengan 35 minggu. Ada 11 tenaga vaksinator  dari RSUD Gading Medika yang akan melayani. Ini adalah upaya POGI dalam mengedukasi dan meyakinkan masyarakat khususnya ibu hamil agar tidak terlalu khawatir atau cemas yang berlebihan terhadap efek samping vaksin, efeknya biasa tidak membahayakan kesehatan namun mamnfaatnya jauh lebih besar, untuk itu ibu hamil jangan ragu dan mau divaksin.

dr. Demsi, SPOG menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan
Sambutan Ketua POGI Pusat dr. Ari Kusuma Januarto, SPOG (K) secara virtual

Sambutan dari Ketua Umum POGI Pusat yang disampaikan oleh dr. Ari Kusuma Januarto, SPOG (K) secara virtual dan acara sempat terhenti sejenak karena kendala teknis dan sinyal sehingga agak terhambat, namun syukurlah setelah sepuluh menit terganggu kemudian bisa berproses secara lancar.  Dalam sambutannya dr. Ari Kusuma Januarto, SPOG (K) menyampaikan bahwa hingga saat ini data paparan ibu hamil yang terpapar Covid-19 mencapai 51% dari jumlah ibu hamil, tenaga kesehatan dalam hal ini dokter  spesialis kandungan yang meninggal  akibat Covid-19 mencapai 51 orang, dan bidan meninggal akibat terpapar Covid-19  mencapai 350 orang. Disinilah pentingnya vaksinasi bagi ibu hamil yang sudah melalui berbagai tahap pengkajian dan sudah direkomendasikan bahwa vaksin aman  bagi ibu hamil dan perlu dilaksanakan untuk melindungi ibu hamil dan keluarga serta meningkatkan capaian target vaksinasi demi terbentuk herd immunity. Tetapi vaksin bukan satu-satunya cara mencegah tertular Covid-19, meskipun sudah divaksin mari terus terapkan protocol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu (H. Herwan Antoni, SKM., M.Kes., M.Si) membuka acara

Selanjutnya sambutan dari Kepala Dinas kesehatan Provinsi Bengkulu (H. Herwan Antoni, SKM., M.Kes., M.Si) sekaligus membuka acara secara resmi. Diawali dengan penyampaian permohonan maaf dari Bapak  Gubernur  Bengkulu, yang seyogyanya beliau hadir dan membuka kegiatan ini, namun ternyata jadwalnya bersamaan zoom metting dengan kementerian dalam negeri, sehingga beliau belum bisa bersama kita saat ini, namun beliau nanti akan hadir dan meninjau langsung kegiatan vaksinasi  ibu hamil.  Ucapan terima kasih kepada POGI Provinsi Bengkulu yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, kami menyambut baik serta meng-apresiasi yang setinggi-tingginya upaya ini. Kita tahu bersama bahwa capaian vaksinasi dosis 2 Provinsi Bengkulu baru sekitar 19%, dan kita baru mampu memvaksin sekitar 1000 -1500 orang per hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa kita harus bekerja luar biasa untuk mencapai target herd immunity diakhir tahun 2021 yaitu kita harus bisa memvaksin maayarakat 5000 orang per hari. Artinya kita tidak bisa bekerja seperti biasa hanya hari-hari kerja saja, layanan vaksinasi harus dilaksanakan setiap hari,  tidak ada istilah hari libur dan batas jam 12.00 WIB, melainkan harus buka layanan sampai sore. Layanan ini tidak akan mampu bila hanya sektor kesehatan saja, melainkan harus melibatkan seluruh sumber daya sektor lainnya untuk bersinergi melakukan vaksinasi. Mengapa capaian vaksinasi kita masih rendah, padahal penduduk kita sedikit, semua karena dropping vaksin dari pusat juga masih sedikit disesuaikan dengan jumlah penduduk, namun bulai minggu kemaren kita mendapatkan drooping vaksin cukup banyak sekitar 130.000 dosis. Kami sangat berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut dan banyak elemen masyarakat yang terpanggil untuk mendukung vaksinasi covid-19 khususnya ibu hamil. Kepada IBI semoga juga bisa berperan dan ambil bagian untuk menyelenggarakan vaksinasi, karena bidan lebih dipercaya masyarakat dalam mengedukasi.  Beberapa hari lalu Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu juga sudah berkoordinasi dan akan ambil bagian dalam kegiatan vaksinasi, bahkan telah melatih 500 bidan sebagai tenaga vaksinator, ini sangat kami harapkan dan kami dukung penuh terkait ketersediaan vaksin. Demikian kegiatan diakhiri dengan foto bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × five =