OLEH : RAHMI SUSWANTI, SKM, MM

 

AIDS……?

AIDS (Aquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah gejala menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia yang diakibatkan oleh virus HIV.

 

HIV……….???

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah sekumpulan mikro organisme yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.

 

 

Di mana HIV biasa ditemukan……….??

HIV terdapat pada tubuh manusia. Dalam jumlah besar ditemukan dalam darah, cairan vagina, dan sperma. Dalam jumlah kecil ditemukan dalam ASI, air liur, air seni.

Bagaimana Cara HIV Menyerang?

HIV merusak sel darah putih yang berperan peting dalam menjaga kekebalan tubuh. Dengan demikian kekebalan tubuh akan menurun.

Apakah HIV Dapat Menyebabkan Kematian?

The Answer is YA! Dengan menurunnya kekebalan tubuh, penyakit yang ringan bagi orang lain dapat menimbulkan kematian bagi orang yang terinfeksi HIV-AIDS.

 

Beda Penderita AIDS dengan Pengidap HIV

Orang pengidap HIV adalah orang yang terinfeksi HIV, tetapi masih tampak sehat (belum menunjukkan gejala AIDS).

 

Tanda & Gejala Infeksi HIV-AIDS

  1. Gejala Awal

Flu biasa yang akan sembuh dalam beberapa hari. Pada tahap ini tes darah belum menunjukkan adanya virus HIV (negatif)

  1. Gejala Tahap Lanjut

Setelah melewati masa inkubasi (2-10 tahun) seseorang yang terinfeksi HIV akan mengalami:

  • demam berkepanjangan
  • selera makan menurun
  • diare terus menerus tanpa sebab yang jelas
  • pembengkakan kelenjar prostat dan getah bening
  • bercak-bercak merah di kulit
  • berat badan turun drastis
  1. Gejala Tahap Akhir
  • Sistem kekebalan tubuh menurun, pengidap HIV berkembang menjadi penderita AIDS.
  • Gejala AIDS yang muncul:
  • Radang paru
  • Radang saluran pencernaan
  • Kanker kulit
  • Radang karena jamur di mulut & kerongkongan
  • Gangguan susunan saraf , TBC

 

!!!…….Umumnya sekitar 1-2 tahun setelah gejala AIDS muncul, penderita wafat.

 

Penularan HIV-AIDS

HIV-AIDS dapat ditularkan oleh orang yang terinfeksi HIV dan penderita AIDS.

 

Cara Penularan HIV-AIDS:

  1. Hubungan dengan orang yang telah terinfeksi HIV
  2. Transfusi darah yang telah tercemar HIV
  3. Menusuk/menggores tubuh dengan alat yang tercemar dengan HIV
  4. Dari ibu yang terinfeksi HIV kepada janin yang dikandungnya

Pencegahan Penularan HIV-AIDS

  • Bila Anda sudah menikah, lakukan hubungan seksual secara aman (jangan ganti-ganti pasangan). Bila Anda belum menikah jauhi segala sumber penyebab tertularnya HIV-AIDS.
  • Darah yang akan ditransfusi, harus selalu dites dulu.
  • Hindari pengguanan peralatan suntik, alat cukur bekas pakai.
  • Ibu yang terinfeksi HIV, diharapkan tidak hamil.

Pihak yang berisiko tinggi terinfeksi HIV-AIDS.

  • Pihak yang kurang iman
  • Wanita/Pria yang sering berganti-ganti pasangan (dalam hubungan seks)
  • Orang yang berperilaku seks menyimpang (kaum gay, lesbian, waria, dll)

Pecandu narkoba yang sering mengkonsumsi narkotika dengan cara menyuntik.