PENCEGAHAN TERJADINYA SERANGAN ASTHMA

1. Bersihkan rumah dari debu-debu dan bulu-bulu binatang, seperti; anjing dan kucing yang dapat menimbulkan alergi.
2. Usahakan ventilasi dalam keadaan baik, agar tercukup untuk masuknya matahari dan pertukaran udara.
3. Hindari bahan makanan dan obat-obatan yang dapat menimbulkan alergi.
4. Hindari terkena air hujan pada saat terjadi musim hujan.
5. Gunakan pakaian yang tebal dan hangat pada saat udara dingin atau saat ingin keluar rumah di malam hari.
6. Gunakan masker / sapu tangan untuk menutupi hidung pada saat melewati tempat-tempat yang berdebu.
7. Hindari pekerjaan yang terlalu melelahkan dan diimbangi dengan istirahat yang cukup.
8. Hindari stres dan emosi yang berlebihan
PEMBAGIAN ASTHMA DAN PENYEBABNYA

Asthma dapat menjadi :
• Asthma ekstrinsik atau alergik
Ditemukan pada sejumlah kecil penderita dewasa dan disebabkan oleh alergen (bahan/zat yang menyebabkan alergi) yang diketahui. Jenis ini biasanya dimulai pada masa anak-anak dengan riwayat keluarga yang mempunyai penyakit termasuk demam jerami, eksema, dermatitis dan asthma sendiri.

• Asthma intrinsik
Asthma intrinsik atau idopatik sering tidak ditemukan faktor-faktor pencetus yang jelas. Faktor-faktor seperti flu biasa, latihan fisik atau emosi dapat memicu serangan asthma. Asthma intrinsik ini sering timbul sesuah usia 40 tahun, dengan serangan yang timbul sesudah infeksi sinus hidung atau pada percabangan trakeabronkiolar.

• Asthma campuran
Asthma ini terdiri dari komponen asthma dan ekstrinsik dan paling banyak menyerang. Kebanyakan pasien dengan asthma intrinsik akan berlanjut menjadi asthma campuran, sedangkan anak-anak yang menderita ashtma ekstrinsik sering sembuh sempurna pada saat dewasa muda.

TANDA DAN GEJALA


Setelah pasien terkena / terpapar alergen penyebab atau faktor presiopitasi, maka akan timbul
a. Dyspnea, adalah keadaan sesak nafas. Ada yang teratur dan ada yang tidak teratur.
b. Merasa tercekik dan harus berdiri atau duduk dan berusaha penuh untuk bernafas
c. Timbul suara mengi (bengek)

PENANGANAN


Penanganan asthma dapat dibagi sebagai berikut:
1. Therapi dengan obat-obatan
Penanganan ini khusus dilakukan oleh petugas kesehatan yang berwenang / dokter
2. Tindakan-tindakan yang tidak khas
a. Melindungi atau mencegah dari faktor-faktor meterologik, seperti polusi, udara, perubahan hawa/musim mendadak, kelembaban udara dan hawa lembab.
b. Memperbaiki lingkungan rumah, terutama keadaan tempat tidur
c. Tidak merokok
d. Menjaga kestabilan emosional
e. Menghindari obat-obat yang mempengaruhi asthma. Misalnya obat-obatan sedatifa dan tranquilizier (jika dipakai harus dengan pengawasan ketat), morfin beta-blocker.
3. Klien dapat melakukan perawatan penyakit ashtma di rumah
a. Melakukan semifowler
b. Batuk efektif