Sabtu, 13 Mei 2017 pukul 08.50 Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek tiba di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Kehadirannya disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ditandai dengan pemasangan selendang merah bermotif batik Bengkulu.

Di Bandara Fatmawati Soekarno: Menteri Kesehatan RI disambut oleh Bujang dan Gadis  Bengkulu dan Forkopimda Provinsi Bengkulu

Selanjutnya menuju Grage Hotel untuk membuka acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah Provinsi Bengkulu 12-14 Mei 2017. Sekitar pukul 08.30 rombongan Menkes tiba disambut Wakil Gubernur Bengkulu. Diawali dengan penanda tanganan Deklarasi Germas oleh Bupati/Wali Kota se-Provinsi Bengkulu sebagai berikut:

DEKLARASI

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

PADA HARI INI

TANGGAL TIGA BELAS BULAN MEI TAHUN DUA RIBU TUJUH BELAS (13-05-2017)

BERTEMPAT DI HOTEL GRAGE BENGKULU

KAMI BUPATI/WALI KOTA SE-PROVINSI BENGKULU

MENYATAKAN SIKAP DAN MENDEKLARASIKAN:

Melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagai implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui upaya :

  1. Menyediakan dan mengembangkan sarana aktivitas fisik, ruang terbuka hijau publik, kawasan bebas kendaraan bermotor, jalur sepeda, dan jalur pejalan kaki yang representatif dan aman;
  2. Melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan buah;
  3. Melaksanakan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR);
  4. Melaksanakan kegiatan yang mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang didasarkan pada kebijakan daerah; dan
  5. Melaporkan pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat kepada Gubernur Bengkulu.

DEMIKIANLAH KOMITMEN DAN TEKAT KAMI, SEMOGA ALLAH SWT SENANTIASA MENCURAHKAN RAHMAT, KARUNIA, TAUFIK DAN HIDAYAH-NYA.  AAMIIN.

Setelah pembacaan deklarasi Germas Menkes memberikan sambutan dan arahan sekaligus secara resmi membuka acara Rakerkesda Provinsi Bengkulu. Beliau menyampaikan rasa salut dan  penghargaan  kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu khususnya Dinas Kesehatan yang telah mampu menyelenggarakan acara ini. Selain itu Provinsi Bengkulu dinilainya mampu menurunkan angka kematian ibu dan dan kematian bayi serta gizi buruk. Namun diingatkannya bahwa kita harus bersinergi dalam melaksanakan pembangunan kesehatan karena masalah kesehatan bukan hanya masalah dan tanggung jawab bidang kesehatan saja melainkan banyak lintas sektor lain. Revolusi mental sebagaimana presiden canangkan perlu kita upayakan dan tanamkan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat , petugas kesehatan harus banyak senyum dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Saya senang mendapat kalungan selendang, corak dan warnanya saya suka, saya janji akan memakai selendang ini dalam acara-acara kegiatan resmi, demikian  salah satu ungkapan Bu Menkes dalam sambutan pembukaan dan menyampaikan permohonan maaf kalau hanya sesaat saja berada di Provinsi Bengkulu, karena beliu sore nanti harus kembali ke Jakarta menghadiri pencanangan gerakan makan ikan. Di akhir sambutannya beliau menyampaikan kelakarnya, negara kita adalah negara yang kaya akan ikan, sayangnya tidak berbanding lurus dengan konsumsi ikan masyarakat, masih ada anggapan kalau ibu hamil makan ikan nanti anaknya bau amis, padahal yang bau adalah bapaknya, ada ikan laut laut dan juga banyak ikan air tawar ada namanya ikan nila kalau makan ingatlah saya dan makanlah dengan lahapnya yang disambut ger dan tepuk tangan hadirin.

Wakil Gubernur Bengkulu menyerahkan cindera mata berupa lukisan pasir kepada bu Menkes dan foto bersama kader lestari Posyandu seusai penyematan PIN

Berikutnya penyerahan piagam penghargaan kader Posyandu Lestari sekaligus penyematan PIN berupa emas 3,5 gram oleh Bu Menkes kepada kader Posyandu yang berasal dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Usai penyematan PIN kader Posyandu Lestari acara dilanjutkan dengan dialog bersama Ibu Menteri Kesehatan, Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Wakil Gubernur Bengkulu dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.

Dalam dialog ini yang disiarkan langsung oleh RRI Stasiun Bengkulu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyampaikan pencapaian program penurunan AKI, AKB, dan penurunan gizi buruk di Provinsi Bengkulu, menurunkan angka kesakitan malaria, meningkatnya penyakit tidak menular  sperti stroke dan upaya menurunkan CA Serviks, diharapkan dengan kehadiran semua kepala daerah program peningkatan derajat kesehatan masyarakat akan terus meningkat apalagi dengan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) sesuai dengan Instruksi Presiden RI no. 1 Tahun 2017. Program prioritas lainnya  yang harus disinergikan adalah penurunan angka kemiskinan, kebutuhan dokter sub spesialis dan spesialis.

Wakil Gubernur Bengkulu (DR. Rohidin Mersyah) menyampaikan bagaimana upaya pemerintah daerah dalam mensinergikan kegiatan dan program yang terangkum  dalam Mewujudkan Bengkulu Yang Maju, Sejahtera, Bermartabat, Dan Berdaya Saing Tinggi, dengan lima program prioritas Gubernur Bengkulu  2016-2021 yaitu :

  1. Pengetasan kemiskinan dan peretasan ketertinggalan
  2. Penguatan komoditas unggulan agro maritim dan hilirisasi
  3. Pengembangan infra struktur strategis dan industrialisasi
  4. Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan berbasis IT Visit 2020 wonderfull Bengkulu.

Pemerintah Provinsi Bengkulu telah berupaya mendukung program kesehatan terutama gerakan masyarakat hidup sehat seperti : membudayakan cuci tangan pakai sabun yang selama ini dilaksanakan di sekolah-sekolah ditindaklanjuti dalam keluarga. Kebisaan makan makanan yang bergizi di provinsi ini sudah cukup baik, terus terang bila diukur dari tingkat IQ masyarakat kita bisa jadi lebih baik bila dibanding daerah lain karena ikan laut maupun air tawar cukup tersedia dan tidak semua masyarakat harus membelinya, selain itu konsumsi sayur dan buah setiap hari juga cukup baik karena alam kita cukup subur, sayur, buah melimpah yang masih harus dibenahi adalah sistem pendidikan, jika sistem pendidikannya baik, bisa jadi provinsi kita ini menghasilkan sumber daya manusia yang handal pula. Program Promotif dan Preventif memang harus digalakkan. Yang harus diingat agar program berhasil perlu sinergisitas

Dialog Ibu Menteri Kesehatan Di Stasiun radio RRI Bengkulu

program mulai dari pusat, provinsi hingga kab/kota dan  merupakan tanggung jawab  kita bersama.

Bu Menkes  didampingi Wagub. Bengkulu  disambut oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Nelly Alesa) mengisi buku tamu kunjungan stand Promosi Kesehatan Dinkes. Provinsi Bengkulu

Kemudian Menteri Kesehatan RI menyempatkan diri berkeliling melihat pameran Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan beberapa produk unggulan daerah Provinsi Bengkulu yang berada di samping ruangan Rakerkesda berlangsung. Setelah itu Bu Menkes undur diri menuju Bandara dan kembali ke Jakarta. Oleh : Supardi, SH, M. Kes