Oleh: Supardi, SH, M.Kes dan Darus Awanama, SKM

Taman Bhinneka Kabupaten Kaur menjadi lokasi digelarnya Peringatan Hari Kesehehatan Mulut Sedunia Provinsi Bengkulu, tepatnya tanggal 29 Maret 2017. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Gigi (PDGI) Provinsi Bengkulu dan Cabang Kabupaten Kaur bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur.

Tujuan dari kegiatan ini sbagaimana disampaikan oleh drg. Rebeca  selaku Ketua Panitia Penyelenggara dan Ketua Cabang PDGI Kabupaten Kaur adalah upaya menerapkan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat khususnya kesehatan gigi dan mulut kepada anak sekolah dasar yang selanjutnya dapat mempengaruhi keluarga dan masyarakat untuk membiasakan menggosok gigi secara benar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur didampingi Kepala Bidang melakukan wawancara bersama Bengkulu Ekspres Televisi

Selanjutnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur (Drs. Thabri,) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya preventif dan promotif yang harus terus menerus dilaksanakan, tidak hanya oleh jajaran kesehatan tapi oleh lintas sektor lainnya. Diinformasikannya bahwa Kabupaten Kaur sangat kekurangan tenaga teknis Dokter Gigi dan Perawat Gigi. Hanya ada 2 orang dokter gigi yang bertugas di kabupaten ini yaitu 1 (satu) orang PNS di RSUD Kaur dan 1 (satu) orang dokter gigi PTT di Puskesmas Linau.Untuk itu kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu  selaku perpanjangan Pemerintah Pusat agar menyampaikan kondisi ini kepada Kementerian Kesehatan RI untuk mengadvokasi Kementerian Reformasi Birokrasi Pendayagunaan Aparatur Negara (RB-PAN) agar memberikan formasi penerimaan ASN dari dokter gigi dan perawat gigi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Nelly Alesa, M.Si (Kepala bidang Kesehatan masyarakat) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sebesarnya kepada PDGI Provinsi Bengkulu dan PDGI Cabang Kaur yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, semoga kegiatan menggosok gigi ini tidak hany berhenti pada 250 murid SD ini saja melainkan dilaksanakan masyakarakat Kabupaten Kaur. Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat konsisten mendukung upaya gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS). Hal ini dibuktikan dengan adanya edaran Gubernur Bengkulu tentang penggunaan pangan lokal dalam setiap pertemuan. Melalui 5 (lima) program prioritas gubernur salah satunya adalah pengentasan kemiskinan Kabupaten Kaur merupakan salah satu lokus dari 7 kabupaten yang mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi khususnya Puskesmas Linau.

Patut disyukuri bahwa angka kematian ibu di kabupaten ini tidak terjadi, namun masih terjadi 1 kasus gizi buruk yang terjadi ditahun ini dan sudah ditangani. Provinsi berharap bahwa Pemerinta Kabupaten Kaur, Dinas Kesehatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) dapat melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat sesuai Inpres No.1 Tahun 2017.

Foto bersama dengan Asisten I Pemda Kaur, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kadis Kesehatan Kab. Kaur bersama murid SD peserta kegiatan sikat gigi masal  di Taman Bhinnkeka Kab. Kaur

Bupati Kaur yang diwakili oleh Asisten I (Bahrun Budiman) dalam sambutannya saat membuka acara ini mengapresiasi kepada semua pihak yang terlibat terselenggaranya kegiatan ini, khusunya PDGI Cabang Kabupaten Kaur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur serta Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur. Pemerintah Kabupaten Kaur siap melaksanakan gerakan masayarakat hidup sehat. Kembali Asisten I menegaskan permohonan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu khususnya agar mengadvokasi pusat tentang penerimaan ASN untuk  formasi dokter gigi dan perawat gigi.

Acara dilanjutkan dengan penyuluhan oleh (drg. Uta). Salah satu materi yang disampaikan bagaimana melakukan cuci tangan pakai sabunyang benar dan kesehatan gigi dan mulut. Di akhir penyuluhan beliau meminta para murid untuk menjawab pertanyaan dan bagi yang bisa menjawab diberi hadiah berupa pasta dan sikat gigi. Pertanyaannya yaitu bagaimana memperagakan cuci tangan yang benar dan kapan sebaiknya menggosok gigi.

Kesehatan gigi dan mulut adalah sangat penting karena gigi dan gusi yang rusak dan tidak dirawat akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan dan dapat mengganggu kesehatantubuh lainnya. Mulut merupakan suatu tempat yang sangat ideal bagi perkembangan bakteri. Bila tidak dibersihkandengan sempurna, sisa makanan yang terselip bersama bakteri akan bertambah banyak dan membentukkoloni yang disebut plak, yaitu lapisan film tipis, lengket dan tidak berwarna. Plak merupakan tempat pertumbuhan ideal bagi bakteri yang dapat memproduksi asam

Jka tidak disingkirkan denganmelakukan penyikatan gigi, asam tersebut akhirnya akan menghancurkan email gigi dan akhirnya menyebabkan gigi berlubang.Selain itu, plak ini juga berpengaruh terhadap kesehatan jaringan pendukung gigi seperti gusi dantulang pendukungnya.  Hal ini disebabkan oleh bakteri yang menempel pada plak diatas permukaan gigi dan di atas garis gusi. Kuman- kuman pada plak menghasilkan racun yang merangsang gusi sehinggaterjadi radang gusi, dan gusi menjadi mudah berdarah. Menyikat gigi adalah cara untuk membersihkankotoran lunak pada permukaan gigi dan gusi.

 

 

Yang Dilakukan Untuk Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut

  1. Menyikat gigi minimal 2 kali sehari setiap pagi hari setelah sarapan dan sebelum tidur;
  2. Gunakanlah sikat gigi khusus untuk anak-anak karena dirancang dengan bulu sikat yang lembutdan kepala sikat yang kecil untuk memudahkan menyikat mulut.
  3. Gunakanlah takaran pasta gigi yang normal.
  4. Sikat seluruh permukaan gigi dan sikatlah gigi selama 2 menit.
  5. Ganti sikat gigi setiap 3 bulan.
  6. Hindari kebiasaan mengemil makanan manis dan lengket diantara waktu makan (misal permen,coklat, soda, dll), serta makan makanan yang mengandung asam (misal cuka, asam jawa,kunyit) karena dapat mengikis lapisan email gigi.
  7. Perbanyak konsumsi makanan berserat, buah- buahan seperti apel, melon, pepaya, bengkuangdan wortel karena dapat membantu membersihkan sisa- sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi dan mengurangi bau mulut.
  8. Periksa rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

 

Cara menyikat gigi yang benar: 

 

  1. etakkan posisi sikat 45 derajat terhadap gusi
  2. Gerakkan sikat dari arah gusi ke bawah untuk gigi rahang atas (seperti mencungkil)
  3. Gerakkan sikat dari arah gusi ke atas untuk gigi rahang bawah
  4. Lalu lakukan gerakan memutar perlahan, dengan demikaian plak akan terlepas dari setiap gigi
  5. Sikat seluruh permukaan yang menghadap bibir dan pipi serta permukaan dalam dan luar gigidengan cara tersebutSikat permukaan kunyah gigi (gigi geraham) dari arah belakang ke depan7.Jangan lupa sikat juga permukaan lidah agar makanan yang masih menempel bisa hilang denganmaksimal8.Jangan lupa kumur- kumur sebanyak2-3 kali, fungsinya untuk membilas seluruh permukaanrongga mulut yang sudah disikat.

  6. Lalu lakukan gerakan memutar perlahan, dengan demikaian plak akan terlepas dari setiap gigi5.Sikat seluruh permukaan yang menghadap bibir dan pipi serta permukaan dalam dan luar gigidengan cara tersebutSikat permukaan kunyah gigi (gigi geraham) dari arah belakang ke depan

  7. Jangan lupa sikat juga permukaan lidah agar makanan yang masih menempel bisa hilang denganmaksimal
  8. Jangan lupa kumur- kumur sebanyak 2-3 kali, fungsinya untuk membilas seluruh permukaanrongga mulut yang sudah disikat.

 

Frekuensi Sikat Gigi

  1. Minimal dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
  2. Sebaiknya sikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung flour yang dapat menguatkan email

 

Dampak Tidak Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

  1. Sakit gigi
  2. Gusi berdarah dan bengkak
  3. Karies gigi (gigi berlubang)
  4. Nafas tidak segar/ bau mulut
  5. Gigi goyang
  6. Gigi kuning
  7. Gigi sensitif/ linu
  8. Sariawan
  9. Karang gigi

Praktek demo Sikat Gigi yang Benar dipandu dokter gigi
 

Orasi
 Kampanye Gerakan Masyarakat Sehat
Sebelum demo Sikat Gigi yang Benar