Bekasi, (10/3)

Dalam rangka koordinasi teknis program kesehatan masyarakat tahun anggaran 2017, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Program Kesehatan Masyarakat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Horizon, Bekasi, Jawa Barat dan dihadiri oleh 207 orang peserta yang berasal dari Kepala Bidang/Penanggung Jawab (Kepala Seksi) Program Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi (Kesehatan Keluarga, Gizi Masyarakat, Promosi Kesehatan, Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga).

Dihadiri Dirjen Kesehatan Masyarakat beserta Sesditjen dan para Direktur dari lingkungan Dirjen Kesmas. Kegiatan ini diharapkan membawa perubahan pembangunan kesehatan di Indonesia. Tema yang diusung, “Penggerakkan Kesehatan Masyarakat mewujudkan Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat”.  Tujuannya adalah membangun komitmen bersama dalam pelaksanaan program bidang kesehatan serta peningkatan percepatan kinerja dan prestasi kerja.

Dalam arahannya Dirjen Kesehatan Masyarakat  mengingatkan dan mengajak seluruh jajaran Ditjen Kesmas mulai pusat sampai daerah untuk menjalankan 10 pesan bidang kesehatan yang disampaikan oleh Presiden pada Rakerkesnas 2017. Inti dari pesan utama Presiden yaitu semua komponen bidang kesehatan harus mengajak, memberikan edukasi, pengetahuan, penjelasan kepada masyarakat untuk berperilaku hidup sehat yang salah satunya melalui pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat hidup sehat.

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan kesehatan awalnya bersifat kuratif dan rehabilitatif, sekarang lebih diarahkan upaya kesehatan bersifat promotif dan preventif, melalui penguatan tiga pilar pembangunan kesehatan yaitu paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional yang diimplementasikan melalui pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat hidup sehat.

Rakontek Bidang Kesehatan Masarakat tahun 2017 diselenggarakan untuk koordinasi dan sinergi program-program kesehatan masyarakat  guna memperkuat sinergi antara pusat dan daerah. Tindak lanjut yang diharapkan adalah diselenggarakannya Rapat koordinasi Teknis Bidang Kesehatan Masyarakat di 34 Provinsi yang ada di Indonesia.